Metode Belajar dan Fasilitas yang Tersedia di Pesantren Nur Medina

Ada bermacam metode belajar dan fasilitas yang tersedia di pesantren Nur Medina Pamulang, Tangerang Selatan. Bahkan pondok pesantren tahfidz Al- Qur’an ini selalu memperbaharui dan mengembangkan metode belajar baru secara berkala agar tetap relevan dan mudah dipahami oleh generasi saat ini.

Seperti yang mungkin Anda ketahui, ada banyak metode yang bisa digunakan untuk menghafal kitab suci Al Qur’an. Mulai dari dengan cara membaca tiap ayat secara berulang – ulang atau dengan cara mendengarkan rekaman bacaan melalui audio. Setiap orang dan guru mungkin punya cara yang berbeda – beda dalam menghafal ayat – ayat di kitab suci.

Pondok pesantren Nur Medina hadir dengan harapan bisa mengantarkan santri – santrinya menjadi hafiz Al- Qur’an dengan metode paling mudah dan waktu paling cepat. Meskipun durasi pembelajaran tetap dilakukan selama 3 tahun layaknya sekolah formal setaraf SMA.

Fasilitas Belajar di Pondok Pesantren Nur Medina

Fasilitas belajar yang disediakan di pondok pesantren Nur Medina dibagi menjadi 2 gedung. Gedung pertama dijadikan kelas sekaligus pondok asrama untuk para santri laki – laki di lantai atas. Sedangkan gedung kedua dijadikan pondok asrama santri wanita di lantai paling atas serta ruang tamu dan kamar untuk tamu di 2 lantai bawah.

Salah satu keunggulan dari pondok pesantren Nur Medina adalah kebersihan dan perawatan yang dilakukan baik oleh pengurus maupun santri yang belajar. Karena dalam agama Islam sendiri, kebersihan itu adalah sebagian dari iman.

Oleh karena itu, pondok pesantren Nur Medina selalu mengajarkan santri – santrinya untuk menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang tersedia dengan benar. Khususnya dalam menjaga kebersihan kamar mandi, tempat wudhu, dan pastinya masjid sebagai tempat ibadah.

Pesantren Nur Medina juga selalu menjaga ketersediaan air agar santri – santri merasa nyaman. Tersedia setidaknya 1 toilet dalam tiap lantai di setiap gedung. Toilet ini belum termasuk tempat berwudhu baik yang ada di dekat masjid maupun yang dibangun terpisah.

Sedangkan untuk proses belajar mengajar, umumnya santri pria menggunakan mushola sedangkan santri wanita menggunakan ruang aula serba guna.

Selain itu, pondok pesantren Nur Medina juga rutin mengadakan study tour atau jalan – jalan ke tempat bersejarah di Indonesia yang masih berkaitan dengan perkembangan agama Islam pada jaman dulu. Yang terbaru, santri dan pengurus pondok pesantren Nur Medina di ajak ke kota Yogyakarta dan mengunjungi makam para wali serta beberapa pesantren lokal yang ada di sana.

Metode Belajar Hafalan Al Qur’an di Pesantren Nur Medina

Di pondok pesantren Nur Medina Pamulang, proses penghafalan Al-Qur’an dibagi menjadi 2 kelompok. Yaitu kelompok santri putra yang dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren yaitu H. Endang Husna, sedangkan kelompok santri putri dipimpin oleh Ustadzah Arbiyah Mahfudz sebagai pengasuh putri.

Kelompok santri putra melakukan penghafalan dalam satu pekan sebanyak 4 kali yaitu dari hari senin sampai kamis dan dimulai setelah wirid jamaah subuh. Sedangkan kelompok santri putri melakukan penghafalan dalam durasi yang lebih banyak yaitu daru hari senin sampai jum’at setiap setelah wirid jamaah subuh.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dari jam 8 pagi dan diakhiri dengan setoran surat atau ayat yang dihafalkan pada ham 8 malam.

Itulah beberapa penjelasan mengenai metode belajar dan fasilitas yang tersedia di pesantren Nur Medina Pamulang. Jika Anda ingin mendaftarkan buah hati ke sini, silahkan datang langsung ke asrama di Jalan Cabe III, Pondok Cabe Ilir, Pamulang Tangerang Selatan.