Suasana dan Cara Belajar di Pesantren Yatim Cahaya Madinah

Suasana dan cara belajar di pesantren Yatim Cahaya Madinah bisa dibilang sangat unik. Selain kental akan suasana kekeluargaan, di sini pada santri dan santriwati juga selalu dilatih untuk bisa belajar secara mandiri dan saling membantu satu sama lain, meskipun seluruh aktivitas tetap diawasi oleh pengurus pesantren.

Pesantren Yatim Cahaya Madinah adalah salah satu pondok pesantren tahfidz Al- Qur’an yang berlokasi di daerah Pamulang, Tangerang Selatan. Sesuai dengan namanya, pesantren ini dibuat untuk memudahkan santri – santri yatim maupun yatim piatu yang ingin menjadi penghafal kitab suci Al- Qur’an.

Sudah banyak pula alumni dari pondok pesantren Yatim Cahaya Madinah yang lulus sebagai hafiz Qur’an maupun yang sukses dibidang akademik yang mereka cita – citakan.

Suasana Pondok Pesantren Yatim Cahaya Madinah

Asrama pondok pesantren Yatim Cahaya Madinah,baik untuk asrama santri putra maupun santri putri, berlokasi di tengah permukiman yang cukup padat. Sehingga suasana belajar dan kegiatan sehari – harinya lebih ramai dan bisa bertemu banyak orang baru.

Meskipun begitu, tidak sembarang orang tanpa kepentingan bisa masuk ke lingkungan pesantren. Hal ini dilakukan demi menjaga kosentrasi para santri yang sedang belajar dan menghafal Al- Qur’an serta menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, sering diadakan kegiatan – kegiatan sosial oleh pengurus pesantren Yatim Cahaya Madinah. Umumnya kegiatan sosial ini masih berkaitan dengan pembagian sumbangan kepada korban bencana, masyarakat yang tidak mampu, anak yatim, dan masih banyak lagi.

Santri yang beruntung bisa diajak pengurus pesantren untuk datang langsung mengunjungi tempat – tempat dimana sumbangan tersebut akan diberikan.

Selain untuk memberi suasana baru agar tidak bosan, hal ini juga dilakukan agar para santri punya banyak koneksi dan mengenal banyak orang yang bisa jadi pembuka rezeki mereka di masa depan. Karena seperti dalam ajaran agama Islam, silaturahmi dapat membuka pintu rezeki.

Selain itu, rutin diadakannya kegiatan – kegiatan ini juga dilakukan untuk memupuk rasa kepedulian sosial kepada semua santri. Sehingga bukan hanya keluar sebagai hafidz Al- Qur’an, diharapkan para santri yang lulus dari pondok pesantren Yatim Cahaya Madinah juga menjadi pribadi yang dermawan dan peduli akan lingkungan dan orang – orang di sekitarnya.

Pondok pesantren Yatim Cahaya Iman juga selalu menumbuhkan rasa kekeluargaan dan cinta kebersihan kepada semua santrinya. Jika Anda main ke asrama baik putra maupun putri, kemungkinan selalu ada santri yang sedang bersih – bersih bersama baik membersihkan asramanya atau membersihkan kelas, mushala dan bagian lain dalam pondok.

Hal ini juga menjadi langkah agar para santri bisa tetap nyaman dengan suasana pondok pesantren yang kebersihannya selalu terjaga.

Cara Belajar di Pondok Pesantren Yatim Cahaya Madinah

Fokus utama dari pesantren Yatim Cahaya Madinah selain membangun karakter para santri adalah mengajarkan cara menghafal Al- Qur’an. Proses belajar dan menghafal ini dibagi menjadi 3 waktu yaitu pagi atau subuh setelah selesai ibadah, sore, dan diakhiri di malam hari.

Dengan metode hafalan harian yang dites setiap hari sesuai kemampuan santri, diharapkan para santri bisa menjadh hafidz Al-Qur’an dalam waktu paling lambat 3 tahun.

Itulah sedikit informasi mengenai suasana dan cara belajar di pondok pesantren Yatim Cahaya Madinah. Untuk informasi lebih lanjut menenai pondok pesantren ini, Anda bisa mengunjungi akun Instagramnya di @cahaya.madinah atau akun Facebooknya dengan nama Pesantren Yatim Cahaya Madinah.